Langsung ke konten utama

Ini Dia Lima Pemuda Pelopor Diterapkan Disporapar Aceh Utara 2024


Aceh Utara. AEN.Com - Setelah melalui rangkaian  seleksi di gelar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kabupaten Aceh Utara, lima pemuda dinyatakan sebagai Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten Aceh Utara tahun 2024 dengan berhasil meraih juara pertama dari masing-masing bidang kepeloporan. 

Berikut tim penjurian oleh pakar di bidangnya masing, yaitu Dr.Jaluddin,S.Pd,M.Pd, Abdullah,S.Pd,M.Si dan Fahri Purnama,ST. Hasilnya terpilih lima pemuda pelopor dan diberikan hadiah uang pembinaan.

Kadisporapar kabupaten Aceh Utara, Muhammad Nasir kepada media ini, Senin (30/12/2024) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pemuda pelopor yang terpilih ditingkat kabupaten Aceh Utara dan selanjutnya akan mengikuti seleksi ditingkat provinsi Aceh 2025.

Penghargaan hadiah uang pembinaan ini diberikan kepada lima Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten Aceh Utara adalah Muhammad Ichsan Abda (Rangkang Pustaka) di bidang Pendidikan, Nahlil Mukta (Pelestarian buda Rencong) di bidang Seni Budaya.

Kemudian Baizul Khalis (Wisata Madu) di bidang SDA, Lingkungan dan Pariwisata, Teuku Imam Siddiq (Keripik Pisang IPDA) di bidang Pangan dan Nurul Husnina (Aplikasi Tahsin) di bidang Inovasi dan Teknologi

Pemberian penghargaan bertujuan untuk menggerakkan semua pemuda di daerah ini agar bisa berinovasi dan berprestasi

"Kita berharap penuh kepada para peserta, terutama pemenang dari seleksi pemuda pelopor menjadi contoh dan teladan dalam kepeloporan, apapun aktifitasnya," jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manual Book

AEN. Id - Ketika Allah Meciptakan Alam (Bumi salah satunya) dari Ketiadaan, menyediakan Manual Book. Manual itu sebagai petunjuk agar penggunaan bumi tidak serta merta (Kri Nyang Heuet). Alquran sebagai petunjuk yang tidak diragukan. Selama manusia di bumi gunakanlah ianya sebagai petunjuk jalan. Alquran menuntun manusia ke jalan lurus. Satu2 nya jalan menuju kematian husnul khaatimah.  Hiduplah sekedar masa sebelum ajal menjemput, selalu berpedoman pada petunjukNya (wahyu suci) yang hukum2nya sangat sempurna menjangkau segala urusan. Jangan pernah berpedoman pada yang lain, jika yang lain itu berlawanan sangat dengannya. Apalagi dengan sengaja menyingkirkan isi dalamnya dengan alasan tak lagi up to date karena tak pernah  direvisi. *** Pabrik Elektronik saja selalu menyediakan manual book untuk setiap produknya. Manual book produk Toyota tak mungkin dipedomani untuk hasil produksi BMW,  Atau resep kue digunakan untuk meramu racun. Itu pasti akan bermasalah. Demikian haln...

Penghargaan di Hardiknas 2023

Aceh Utara. AEN.id - Thanks to pak Kacabdin Aceh Utara, Drs.  Ahmad Yamani, M.Pd atas penghargaan mu kepada SMAN 3 Putra Bangsa. Sekalipun kerja keras ku selama ini tak pernah mengharapkan itu, tetapi sudut pandangmu berbeda.  "Hari ini (2/5/2023) bertepatan di Hardiknas, Engkau telah memberi apreasi sekolah2 berdedikasi tinggi (sekolah kami salah satunya) dengan berbagai kesuksesan". SMAN 3 Putra Bangsa misalnya, ketika MC mengumumkan kami layak diapresiasi oleh Pemda Aceh Utara atas usulanmu krn berhasil meluluskan banyak siswa ke PTN Favorit. Kami salut tulisan di sertifikat, diberikan bukan untuk pribadi, namun penghargaan buat sekolah.  Tulisan itu pas kerena kesuksesan kami selama ini tak mungkin ada jika seluruh TIM tak saling berkolaborasi. Itulah praktek kami keseharian, mulai dari guru, tendik, tenaga khusus semuanya seirama dalam derap langkah mencapai satu tujuan berikhtiar agar siswa terbantu menggapai harapan. Alhamdulillah tiap tahun hampir semua lulusan bi...

PEDAGOG

OPINI AEN. Id - Maju mundurnya suatu bangsa sangat bergantung sentuhan para Pedagog. Pedagog dengan pedagoginya menggembleng banyak kader yang dapat berkontribusi membangun bangsa ke depan, yang merupakan harapan pendiri bangsa.  Pertanyaan mendasarnya apakah selama ini seorang pedagog sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan yang amanahkan padanya? Pedagog atau disebut Cekgu, merupakan penentu hancur atau berkembang positifnya generasi. Pedagog harusnya menyiapkan diri dan siap melayani anak yang terus lahir dan berkembang dengan didikan sepenuh hati. Negara membayar mahal seorang pedagog yang dibekali regulasi yang mengikat. Pedagog siapapun itu, tak boleh bertindak suka2. Setiap aksi harus mengacu produk akhir yang mencerdaskan. Tugas keseharian seorang pedagog mengutamakan pengembangan potensi anak didik di tempat ianya ditugaskan. Tempat seorang pedagog ditempatkan sering disebut Satminkal (Satuan Administrasi Pangkal) atau lokasi induk seorang cekgu bertugas.  Sesibuk a...