Langsung ke konten utama

Manual Book

AEN. Id - Ketika Allah Meciptakan Alam (Bumi salah satunya) dari Ketiadaan, menyediakan Manual Book. Manual itu sebagai petunjuk agar penggunaan bumi tidak serta merta (Kri Nyang Heuet).

Alquran sebagai petunjuk yang tidak diragukan. Selama manusia di bumi gunakanlah ianya sebagai petunjuk jalan. Alquran menuntun manusia ke jalan lurus. Satu2 nya jalan menuju kematian husnul khaatimah. 

Hiduplah sekedar masa sebelum ajal menjemput, selalu berpedoman pada petunjukNya (wahyu suci) yang hukum2nya sangat sempurna menjangkau segala urusan.

Jangan pernah berpedoman pada yang lain, jika yang lain itu berlawanan sangat dengannya. Apalagi dengan sengaja menyingkirkan isi dalamnya dengan alasan tak lagi up to date karena tak pernah  direvisi.

***

Pabrik Elektronik saja selalu menyediakan manual book untuk setiap produknya. Manual book produk Toyota tak mungkin dipedomani untuk hasil produksi BMW,  Atau resep kue digunakan untuk meramu racun. Itu pasti akan bermasalah.

Demikian halnya penggunaan bumi tidak berpedoman pada manual penciptaNya, sungguh makhluknya akan tersesat. Jika Kitap Allah diabaikan tinggal tunggu saja entah kapan itu, semua harus mempertanggung jawabkanya di hadapan mahkamahNya.

Urusan dunia saja sulit, ketika dihadapkan sebuah pertanggung jawaban. seorang ASN misalnya, kerjanya tak bisa suka2, ada regulasi yang mengikat. Ada undang2 ASN, ada peraturan pemerintah, peraturan menteri, surat edaran dan produk aturan lainnya.

Kadang sebelum jadi ASN berjanji menjaga kinerja selalu baik, berpedoman regulasi yang ada. Namun setelah jadi kinerjanya suka2, banyak aturan dilanggar. Ianya tak sadar bahwa penghasilan yang diterima harus sesuai sasaran atau produknya 

Jam kerja misalnya, setiap ASN wajib ikhlas bertugas selama 37,5 jam. Itupun tidak sekedar hadir dan pulang, namun kerja harus sesuai harapan. Jangan banyak merekayasa apalagi abai terhadap tuntutan lembaga sesuai manualnya.

Ingatlah kawan, di kiri kanan kita selalu ada dua malaikat pencatat. Apapun prilaku akan direkam. Mereka berdua berkerja apa adanya sesuai perintah penciptaNya. Jangan menspelekan kinerja keduanya. Mereka makhluk tak bernafsu, tak ada makan minum, tak bisa disogok, dan terpengaruh harta tahta kita. Beliau hanya taat padaNya.

Jadi ber hati2 lah jika mau selamat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEDAGOG

OPINI AEN. Id - Maju mundurnya suatu bangsa sangat bergantung sentuhan para Pedagog. Pedagog dengan pedagoginya menggembleng banyak kader yang dapat berkontribusi membangun bangsa ke depan, yang merupakan harapan pendiri bangsa.  Pertanyaan mendasarnya apakah selama ini seorang pedagog sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan yang amanahkan padanya? Pedagog atau disebut Cekgu, merupakan penentu hancur atau berkembang positifnya generasi. Pedagog harusnya menyiapkan diri dan siap melayani anak yang terus lahir dan berkembang dengan didikan sepenuh hati. Negara membayar mahal seorang pedagog yang dibekali regulasi yang mengikat. Pedagog siapapun itu, tak boleh bertindak suka2. Setiap aksi harus mengacu produk akhir yang mencerdaskan. Tugas keseharian seorang pedagog mengutamakan pengembangan potensi anak didik di tempat ianya ditugaskan. Tempat seorang pedagog ditempatkan sering disebut Satminkal (Satuan Administrasi Pangkal) atau lokasi induk seorang cekgu bertugas.  Sesibuk a...

Penghargaan di Hardiknas 2023

Aceh Utara. AEN.id - Thanks to pak Kacabdin Aceh Utara, Drs.  Ahmad Yamani, M.Pd atas penghargaan mu kepada SMAN 3 Putra Bangsa. Sekalipun kerja keras ku selama ini tak pernah mengharapkan itu, tetapi sudut pandangmu berbeda.  "Hari ini (2/5/2023) bertepatan di Hardiknas, Engkau telah memberi apreasi sekolah2 berdedikasi tinggi (sekolah kami salah satunya) dengan berbagai kesuksesan". SMAN 3 Putra Bangsa misalnya, ketika MC mengumumkan kami layak diapresiasi oleh Pemda Aceh Utara atas usulanmu krn berhasil meluluskan banyak siswa ke PTN Favorit. Kami salut tulisan di sertifikat, diberikan bukan untuk pribadi, namun penghargaan buat sekolah.  Tulisan itu pas kerena kesuksesan kami selama ini tak mungkin ada jika seluruh TIM tak saling berkolaborasi. Itulah praktek kami keseharian, mulai dari guru, tendik, tenaga khusus semuanya seirama dalam derap langkah mencapai satu tujuan berikhtiar agar siswa terbantu menggapai harapan. Alhamdulillah tiap tahun hampir semua lulusan bi...