Langsung ke konten utama

KPK Gelar Lokakarya Pendidikan Antikorupsi

 


Aceh Utara.Indometro.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Lokakarya Pengembangan Kapasitas Jejaring Pendidikan Antikorupsi Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan berlangsung secara Virtual tanggal 5-6 April 2023 langsung dari Gedung KPK Jakarta.


Acara lokakarya ini diikuti 1000 lebih peserta lewat koneksi Zoom dan sekitar 20.000 orang menyaksikan melalui kanal Youtube. Partisipannya terdiri dari Kabid Kurikulum Disdik, Kacabdin, Kepala sekolah dan guru Wilayah Barat Indonesia dari Aceh hingga Pulau Jawa.


Dalam kegiatan ini, KPK menghadirkan beberapa Narasumber yaitu Wawan Wardiana, Ganjar Laksamana B, Ahmad Supriatna, Zulfikri Anas (Kemendikbusristek), dan Ira Mirawati.


Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana yang bertindak sebagai Keynote Speaker menyampaikan tentang tiga pilar pendidikan antikorupsi yaitu Pendidikan, Pencegahan, dan Penindakan.


“Korupsi merupakan Extraordinary Crime, oleh karenanya penanganannya juga harus luar biasa, namun jangan hanya dibebankan ke aparat KPK. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak. Mari sama-sama ikut terlibat sesuai peran masing-masing hingga korupsi dapat diberantas sampai ke akar – akarnya,” katanya.



Kami menyadari ini bukan pekerjaan sederhana dan semudah membalik telapak tangan, namun jangan sampai negara kalah dengan para pelaku kejahatan yang telah menggerogoti uang negara untuk pemenuhan ambisi pribadi,  tuturnya.


Sementara Ganjar Laksamana B Dosen Hukum Pidana UI menyatakan bahwa seluruh ASN agar dapat memisahkan Urusan pribadi dan jabatan. Mulailah pemberatasan korupsi dari hal-hal sederhana, ubahlah cara berfikir bahwa korupsi itu bukan budaya dan pahami butuh untuk dibasmi, serta menyakini korupsi itu kejahatan luat biasa.


“Akar masalah korupsi yaitu gratifikasi, dan akar masalah gratifikasi adalah diskriminasi dan rusak cara berfikir. Kalau selama ini orientasi pemberantasan korupsi hanya focus yang skala besar dan hanya kerugian uang Negara, sungguh itu cara berfikir sesat. Persoalan besar atau kecil itu hanya kesempatan,” katanya.


Selanjutnya Ganjar berharap jika ada kebiasaan dimanapun itu, jika melanggar norma agama dan hukum negara maka harus dilawan. Jangan sampai budaya atau perilaku kebisaan dalam masyarakat yang melawan kedua norma itu menjadi seolah - olah tidak ada masalah dan prakteknya terus berlangsung, padahal  itu melawan hukum.


Ahmad Supriatna dari LPPSDM Bina Putra Utama dalam paparannya mengulas tentang Insersi pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran melalui Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Beliau berharap perencanaan proses pembelajaran jangan sampai menghasilkan produk gagal. Pembelajaran jangan hanya berorientasi hanya sekedar menghasilkan angka-angka. Angka – angka tinggi belum tentu menggambarkan karakter dan unjuk kerja berjalan beriringan.


“Hindarilah disharmoni antara proses kognitif, afektif, dan psokomotorik. Selama ini pelaksanaan pembelajaran lebih menekankan pada aspek kognitif (pengetahuan) abai terhadap yang dua lainnya. Padahal peserta didik yang hanya mengejar aspek kognitif banyak terseret perbuatan melawan hukum ketika mereka terjun ke dunia kerja. Oleh kerena mereka harus dibekali pembentukan sikap sejak di bangku sekolah,” sebut supriatna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manual Book

AEN. Id - Ketika Allah Meciptakan Alam (Bumi salah satunya) dari Ketiadaan, menyediakan Manual Book. Manual itu sebagai petunjuk agar penggunaan bumi tidak serta merta (Kri Nyang Heuet). Alquran sebagai petunjuk yang tidak diragukan. Selama manusia di bumi gunakanlah ianya sebagai petunjuk jalan. Alquran menuntun manusia ke jalan lurus. Satu2 nya jalan menuju kematian husnul khaatimah.  Hiduplah sekedar masa sebelum ajal menjemput, selalu berpedoman pada petunjukNya (wahyu suci) yang hukum2nya sangat sempurna menjangkau segala urusan. Jangan pernah berpedoman pada yang lain, jika yang lain itu berlawanan sangat dengannya. Apalagi dengan sengaja menyingkirkan isi dalamnya dengan alasan tak lagi up to date karena tak pernah  direvisi. *** Pabrik Elektronik saja selalu menyediakan manual book untuk setiap produknya. Manual book produk Toyota tak mungkin dipedomani untuk hasil produksi BMW,  Atau resep kue digunakan untuk meramu racun. Itu pasti akan bermasalah. Demikian haln...

Plh. Sekda Aceh Utara Halidi Pimpin Upacara Hari Santri Nasional tahun 2024

Aceh Utara. Indometro. Id - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengadakan apel peringatan Hari Santri 2024 di halaman Dayah Terpadu Almuslimun Lhoksukon, Selasa (22/10/2024). Apel yang dipimpin oleh Plh. Sekda kabupaten Aceh Utara, Halidi,S.Sos,MM. Upacara peringatan ini berlangsung di Dayah Almuslimun Lhoksukon, serta bertindak sebagai komandan upacara santri dari Dayah Terpadu Almuslimun Lhoksukon, Akhyar Muda Dalam sambutannya, Plh.Sekda Halidi menyampaikan pesan dari Menteri Agama RI yang menekankan pentingnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Santri yang jatuh setiap 22 Oktober merujuk pada peristiwa bersejarah "Resolusi Jihad" yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi ini menjadi seruan bagi para santri dan umat Islam untuk berjihad mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang kemudian memuncak pada peristiwa heroik 10 November 1945, yang sekarang diperingati sebagai Hari Pahlawan. “Peristiwa Re...

Dinas Perhubungan Aceh Utara Launching Operasional Bus Sekolah

Aceh Utara. AEN. Com  - Pemerintah kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Perhubungan melakukan launching operasional bus sekolah.   Kegiatan yang ditandai acara peusijuek merupakan prosesi adat Aceh oleh Imum Gampong Langsa, Tgk. Cut Lidan di halaman Kantor Dinas Perhubungan setempat, Senin (4/11/2024).  Peluncuran armada sekolah itu oleh PJ.Bupati Aceh Utara, Dr.Mahyuzar didampingi Kadis Perhubungan Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim,SE,M.Si, turut hadir Sekdis Perhubungan Aceh Utara, Kàbid, kasubag, kasi dan staf Dishub. Aceh Utara,  Launching bus sekolah ini merupakan sinergitas antara Dinas Perhubungan Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.  Diserahkan oleh Kadis Perhubungan Aceh, T. Faisal,ST.MT kepada Kadis Perhubungan Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim,S.E,ZM.Si di Banda Aceh belum lama ini  Kepala dinas Perhubungan Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim, SE,M.Si Thamrin mengatakan, dalam rangka mewujudkan peningkatan pelayanan angkutan umum sesuai jenis pelayanan...